Kamis, 23 Juli 2009

Interaksi Manusia dan Komputer

Bidang ilmu interaksi manusia dan komputer dapat didefenisiskan sebagai ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif, sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah.

Interaksi merupakan komunikasi dua arah antara manusia (user) dan sistem komputer. Interaksi dapat dikatakan maksimal jika kedua belah pihak mampu memberikan stimulasi dan respon (aksi dan relasi) yang saling mendukung, jika salah satu tidak bisa maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan.

Sehingga interaksi manusia dan komputer dapat didefenisikan sebagai sebuah hubungan antara manusia dan komputer yang mempunyai karakteristik tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menjalankan sebuah sistem yang bertopengkan sebuah antarmuka (interface).

Prinsip kerja komputer meliputi : Input > Output > Proses

Prinsip kerja tersebut diatas dapat di berikan penjelasan, yaitu : komputer diberikan dara yang umumnya berupa deretan angka dan huruf, kemudian diolah di dalam komputer yang menjadi keluaran berupa deretan angka dan huruf, kemudian diolah di dalam komputer yang menjadi keluaran sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia. Sehingga tanpa disadari manusia telah berinteraksi atau berdialog dengan komputer melalui layar monitor, tombol angka atau huruf pada keyboard, dan mouse.

Adapun model atau jenis interaksi antara lain :
1. Command line interface (perintah baris tunggal) contoh : unix, linux, dos.
2. Menu (menu daftar dan menu tarik) contoh : hampir semua software menggunakan menu
3. Natural languange (bahasa alami) contoh : Bahasa pemrograman terstruktur (belum objek)
4. Question / answer and query dialog. Contoh : mysql, chose interaktif, dll
5. form - fills and spereadsheets. Contoh : excel, lotus, dll.
6. WIMP. Contoh : winwods, icon menu pointer, windows icon mouse pulldown menu.

Bidang Studi Ilmu Yang Berperan

Tujun utama di susunnya berbagai cara interaksi manusia dan komputer adalah untuk mempermudah manusia, dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pad sebuah sistem komputer. Para perancang berharap agar sistem komputer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunannya (user friendly).

Untuk membuat antarmuka yang dibutuhkan pemahaman beberapa bidang ilmu antara lain :
1. Teknik elektronika dan ilmu komputer
2. Psikologi
3. Perancangan grafis dan tipografi
4. Ergonomik
5. Antropologi
6. Linguistik
7. Sosiologi

Prinsip Utama Mendesain Antar Muka (Interface)

Beberapa hal yang menjadi prinsip utama mendesain antarmuka yang baik dengan memperhatikan karakteristik manusia dan komputer yaitu sbb :
1. User Compatibility
- Anatarmuka merupakan topeng dari sebuah sistem atau sebuah pintu gerbang masuk ke sistem dengan di wujudkan ke dalam sebuah aplikasi software.
- Oleh karena itu sebuah software seolah-olah mengenal usernya, mengenal karakteristik usernya, dari sifat sampai kebiasaan manusia secara umum.
- Desaigner harus mencari dan mengumpulkan berbagai karakteristik serta sifat dari user karena antarmuka harus disesuaikan dengan user yang jumlahnya bisa jadi lebih dari satu dan mempunyai karakter yang berbeda dll.
2. Product compatibility
- Sebuah aplikasi yang bertopengkan antarmuka harus sesuai dengan sistem aslinya
- Seringkali sebuah aplikasi menghasilkan hasil yang berbeda dengan sistem manual atau sistem yang ada.
- Hal tersebut sangat tidak di harapkan dari perusahaan karena dengan adanya aplikasi software diharapkan dapat menjaga produk yang dihasilkan dan dihasilkan produk yang jauh lebih baik.
3. Task compatibility
- Task compatibility merupakan sebuah aplikasi yang bertopengkan antarmuka harus mampu membantu para user dalam menyelesaikan tugasnya. Semua pekerjaan serta tugas-tugas user harus diadopsi di dalam.
4. Work flow compatibility
- Sebuah aplikasi sistem sudah pasti mengadopsi sistem manualnya dan didalamnya tentunya terdapat urutan kerja dalam menyelesaikan pekerjaan.
5. Consistency
- Sebuah sistem harus sesuai dengan sistemnya serta harus sesuai dengan produk yang dihasilkan.
6. Familiarity
- Sifat manusia mudah mengingat dengan hal-hal yang sudah sering dilihatnya didapatkannya secara singkat disebut denga familiar.
7. Simplicity
- Kesederhaan perlu diperhatikan pada saat membangun antarmuka
8. Direct manipulation
- User berharap aplikasi yang dihadapinya mempunyai media atau tools yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan pada antarmuka tersebut.